Bupati Bandung Barat, Jeje Richi Ismail, memimpin prosesi pelantikan pengurus Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) KBB periode 2024–2029 di Ballroom Hotel Neo Kota Baru Parahyangan.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi melantik pengurus Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) periode 2024–2029. Pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem kreatif, membuka peluang kolaborasi, dan mendorong potensi lokal menuju panggung nasional.
Bandung Barat - matakita.fun - Suasana hangat memenuhi Ballroom Hotel Neo Kota Baru Parahyangan ketika puluhan pelaku kreatif berkumpul dalam momen bersejarah bagi perkembangan ekonomi kreatif di Bandung Barat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi melantik kepengurusan Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) periode 2024–2029, menandai babak baru dalam upaya memperkuat posisi sektor kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Acara yang diikuti sekitar 70 peserta ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Richi Ismail. Kehadiran Bupati yang dikenal memiliki kedekatan dengan dunia kreativitas memberi energi baru bagi para pengurus FEKRAF yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan.
Dalam sambutannya, Jeje menegaskan bahwa ekonomi kreatif harus menjadi motor penggerak yang inklusif, didukung oleh potensi besar yang dimiliki KBB.
Menurutnya, Bandung Barat menyimpan sumber daya manusia kreatif yang luar biasa, mulai dari sineas muda, para pembuat konten digital, hingga wirausaha UMKM yang terus berkembang.
“Pelantikan ini tentu bukan sekadar seremonial, tetapi awal dari tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan nyata melalui sektor ekonomi kreatif,” tegas Jeje di hadapan para tamu undangan.
Pemerintah KBB juga berjanji memberikan dukungan berkelanjutan, mulai dari penguatan jejaring antar-pelaku kreatif, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan inkubasi, hingga membuka akses pasar yang lebih luas.
Jeje menambahkan bahwa kolaborasi pentahelix, yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan media, menjadi kunci agar produk kreatif Bandung Barat mampu menembus persaingan nasional bahkan global.
Ketua Umum FEKRAF KBB terpilih, Adi Candra Wiratmaja, menyampaikan bahwa meskipun pelantikan baru dilaksanakan, semangat kerja organisasi telah berproses sejak dua tahun terakhir.
Salah satu program yang mendapat perhatian besar adalah JABOS (Jaringan Aktivis Digital Bisnis Optimis Sukses).
Program ini berhasil melahirkan lebih dari 2.000 konten kreator muda dan wirausahawan tingkat SMA, menunjukkan besarnya antusiasme generasi muda terhadap dunia kreatif digital.
Pelantikan ini juga menampilkan pembacaan struktur kepengurusan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB, Asep Dendih.
Selain Adi Candra sebagai Ketua Umum, terdapat Hani Sult Mawadi dan Epi Gunawan sebagai Ketua Harian, serta Media Octaviani dan Salma Khalista yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris.
Formasi ini merupakan hasil seleksi panjang dari ratusan pendaftar yang telah mengikuti proses sejak awal tahun 2024.
Dukungan pun mengalir dari berbagai mitra strategis, seperti Yayasan Parahyangan Satya, Sejagat, Kawmtek, Kahijinews, serta berbagai jenama lokal lainnya.
Kehadiran jaringan mitra ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi FEKRAF KBB dalam memperluas kolaborasi dan membuka ruang kreatif bagi masyarakat.
Selain fokus pada pengembangan ekonomi, FEKRAF juga membawa misi humanis.
“Kami percaya ekonomi kreatif bukan hanya soal produk, tetapi tentang manusia, potensi, dan keberanian untuk bertumbuh,” ungkap Adi Candra.
Ia menegaskan bahwa FEKRAF akan hadir sebagai jembatan bagi pelaku kreatif yang masih membutuhkan ruang untuk berkembang, sekaligus tetap aktif dalam kegiatan sosial.
Ketua Panitia, Agus Maulana Yusuf, menyampaikan bahwa para pengurus yang terpilih merupakan individu dengan komitmen tinggi terhadap kemajuan Bandung Barat.
Dengan formasi baru dan semangat kolaboratif yang kuat, keberadaan FEKRAF KBB diharapkan menjadi katalis bagi terciptanya ekosistem kreatif yang lebih progresif dan berkelanjutan.***
Sumber : Liputan
Editor : R Taufiq Nugraha / Adhel