Penyaluran bantuan CSR bagi masyarakat terdampak bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu disambut antusias oleh warga yang hadir dalam kegiatan di halaman kantor desa, (foto) Asep Ajag.
Bantuan CSR berupa fasilitas sanitasi air bersih dan perlengkapan sekolah disalurkan kepada warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Pemerintah daerah menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.
Bandung Barat – matakita.fun – Di tengah upaya pemulihan pascabencana tanah longsor yang melanda wilayah Desa Pasirlangu, secercah harapan hadir bagi masyarakat terdampak.
Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa fasilitas sanitasi air bersih serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak disalurkan kepada warga dalam kegiatan yang digelar di halaman Kantor Desa Pasirlangu, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Kepala Desa Pasirlangu Nurawaludin Lubis, jajaran perangkat desa, unsur instansi terkait, tokoh masyarakat, serta warga yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan CSR ini menjadi bagian dari upaya kepedulian berbagai pihak terhadap masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka setelah peristiwa longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Bantuan yang diberikan difokuskan pada dua kebutuhan utama warga, yakni penyediaan fasilitas sanitasi air bersih dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi warga setelah bencana longsor yang sempat mengganggu akses sumber air di beberapa titik.
Melalui bantuan fasilitas sanitasi ini diharapkan masyarakat dapat kembali memenuhi kebutuhan air bersih secara lebih layak dan aman.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang terdampak bencana agar kegiatan belajar mereka tetap berjalan.
Warga Desa Pasirlangu menerima bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sebagai bentuk dukungan agar kegiatan belajar tetap berjalan pascabencana longsor, (foto) Asep Ajag.
Berbagai perlengkapan sekolah seperti tas, alat tulis, dan kebutuhan pendidikan lainnya disalurkan sebagai bentuk dukungan agar semangat belajar anak-anak tidak terhenti meski berada dalam situasi sulit.
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak yang telah menunjukkan kepedulian melalui program CSR tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting dalam mempercepat proses pemulihan kondisi warga pascabencana.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga simbol solidaritas sosial bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak longsor, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah ini,” ujarnya Asep Ismail.
Sementara itu, Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayahnya.
Ia menjelaskan bahwa bencana tanah longsor yang terjadi sebelumnya membawa dampak cukup besar terhadap kehidupan warga, terutama dalam hal akses air bersih dan aktivitas pendidikan anak-anak.
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali setelah musibah yang mereka alami.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian semua pihak yang telah membantu masyarakat Pasirlangu. Bantuan ini sangat bermanfaat dan memberikan semangat bagi warga untuk bangkit kembali,” ungkapnya Nur Awaludin Lubis.
Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan serta solidaritas sosial dalam menghadapi bencana.
Warga yang hadir tampak menyambut baik bantuan tersebut dan berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut selama proses pemulihan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama berbagai pihak terkait saat ini terus berupaya melakukan langkah-langkah penanganan serta pemulihan di wilayah terdampak longsor.
Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat sehingga aktivitas kehidupan sehari-hari dapat kembali berjalan normal dan lingkungan sekitar dapat pulih seperti sediakala.***
Sumber : Liputan
Pewarta : Asep Ajag
Editor : R Taufiq Nugraha / Adel