Mata Kita Media

Semangat Ramadan, PDIP Bandung Barat Perkuat Struktur hingga Desa dan Fokus Kawal Program Kerakyatan

Tuti Turimayanti saat memberikan keterangan kepada tim matakitamedia.fun terkait kegiatan Ramadan PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, matakitamedia.fun .


Momentum Ramadan dimanfaatkan PDIP Kabupaten Bandung Barat untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam pengawasan anggaran dan kepedulian sosial.


Bandung Barat - matakita.fun - Bulan suci Ramadan menjadi momen strategis bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk mengintensifkan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Tak hanya fokus pada kegiatan sosial, partai juga mendorong penguatan struktur hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui keterangannya yang disampaikan oleh Tuti Turimayanti saat diwawancarai tim matakitamedia.fun menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan partai selama Ramadan diawali dengan tahapan musyawarah anak cabang (Musancab) di tingkat kecamatan. 

Agenda ini bertujuan membentuk sekaligus menetapkan struktur kepengurusan di tingkat kecamatan secara solid dan terarah.

Menurut Tuti Turimayanti, setelah Musancab, proses berlanjut ke musyawarah ranting yang menyasar tingkat desa. 

Dari total sekitar 150 desa di Kabupaten Bandung Barat, pembentukan struktur ranting dilakukan secara menyeluruh. 

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat jaringan partai sekaligus memastikan komunikasi politik dan program dapat tersampaikan hingga lapisan masyarakat terbawah.

Selain konsolidasi internal, perhatian juga diberikan pada fungsi pengawasan sebagai bagian dari tugas anggota legislatif. 

Dalam hal ini, DPRD memiliki peran penting untuk memastikan bahwa setiap anggaran yang telah disahkan melalui sidang paripurna benar-benar terealisasi dengan baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tuti Turimayanti juga menyoroti program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam perbaikan jalan provinsi. 
Program tersebut dinilai sudah mulai menunjukkan hasil, baik dari segi kenyamanan, keindahan, maupun ketertiban infrastruktur. 

Hal ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang tepat dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Di sisi lain, Ramadan juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. 

Melalui berbagai kegiatan partai, bantuan berupa sembako dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak yatim piatu dan warga kurang mampu. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat, membantu meringankan beban mereka, terutama menjelang Lebaran,” ujar Tuti Turimayanti dalam keterangannya kepada tim matakitamedia.fun.

Namun demikian, persoalan klasik seperti kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran masih menjadi perhatian serius. 

Meski upaya pengendalian harga telah dilakukan, kenyataannya di sejumlah pasar harga bahan pokok tetap mengalami lonjakan. Kondisi ini dinilai perlu penanganan yang lebih serius dan terkoordinasi.

Ia menambahkan bahwa ke depan diperlukan langkah konkret dari pihak eksekutif dan legislatif untuk lebih proaktif dalam merumuskan kebijakan anggaran yang berpihak pada rakyat. 

Program-program yang dihasilkan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata.

Dengan semangat Ramadan, PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat berupaya menghadirkan keseimbangan antara penguatan organisasi, pengawasan kebijakan, dan kepedulian sosial. 

Harapannya, langkah ini dapat memberikan dampak nyata serta mendorong perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.***




















Sumber      : Liputan
Editor         : R Taufiq Nugraha / Adhel

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Terkini

Formulir Kontak