Iklan

6/recent/ticker-posts

Akses Warga Jadi Fokus, Rp102 Miliar Dialokasikan Khusus untuk Jalan Kabupaten

Rp161 Miliar Digelontorkan, Bandung Barat Gaspol Perbaiki Jalan Hingga 42 Kilometer di 2026, matakita.fun .

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyiapkan anggaran Rp161 miliar pada 2026 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Lonjakan anggaran ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memperbaiki konektivitas dan pelayanan publik.


Bandung Barat - matakita.fun -Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya sektor jalan dan jembatan. 

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab KBB mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp161 miliar yang bersumber murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Anggaran ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan difokuskan untuk meningkatkan kualitas akses antarwilayah di Bandung Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) KBB, Aan Sopian, menjelaskan bahwa anggaran tersebut terbagi ke dalam lima bidang utama. 

Di antaranya, sekretariat memperoleh alokasi Rp23 miliar, bidang Sumber Daya Air (SDA) Rp11 miliar, sanitasi Rp8 miliar, penataan bangunan Rp9,9 miliar, tata ruang Rp5 miliar, serta infrastruktur jalan sebagai prioritas utama dengan anggaran mencapai Rp102 miliar.

Menurut Aan, fokus terbesar memang diarahkan pada pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten. Hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang layak dan aman, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. 

Pada 2026, DPUTR KBB menargetkan perbaikan jalan sepanjang 42 kilometer, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 23 kilometer.

Rincian pekerjaan tersebut meliputi 37,9 kilometer jalan yang dikerjakan melalui mekanisme lelang e-katalog, serta 7,2 kilometer lainnya yang dilaksanakan melalui penunjukan langsung. 

Aan menyebut, peningkatan panjang jalan yang diperbaiki tidak terlepas dari bertambahnya anggaran yang tersedia pada tahun ini.

Sebagai perbandingan, pada 2025 lalu anggaran infrastruktur jalan hanya berada di kisaran Rp60 miliar dengan total 19 paket pekerjaan. 

Lonjakan anggaran pada 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan pembangunan jalan yang selama ini masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah.

Aan juga menegaskan bahwa seluruh pagu anggaran DPUTR KBB tahun 2026 bersumber dari APBD murni. 

Selama dua tahun terakhir, Kabupaten Bandung Barat tidak menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. 

Meski demikian, pihaknya tetap mengajukan usulan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan hingga kini telah ada dua paket pekerjaan yang dikabarkan mendapat persetujuan, meski nilai anggarannya masih menunggu kepastian.

Terkait kebijakan Gubernur Jawa Barat yang menginstruksikan alokasi 7,5 persen APBD untuk infrastruktur, Aan mengakui kebijakan tersebut belum dapat diterapkan secara penuh di Bandung Barat. 

Kondisi keuangan daerah mengharuskan anggaran dibagi ke berbagai sektor prioritas lainnya.

DPUTR KBB sendiri memperkirakan kebutuhan ideal anggaran infrastruktur jalan mencapai Rp300 miliar per tahun agar seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan dalam satu periode kepemimpinan bupati. 

Meski belum ideal, peningkatan anggaran dari 2025 ke 2026 dinilai sebagai bukti nyata komitmen Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.***

















Sumber      : Liputan
Pewarta     : Adhel
Editor         : R Taufiq Nugraha / Adhel

Posting Komentar

0 Komentar

Terkini