Sebanyak 66 PNS jabatan fungsional resmi dilantik oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail sebagai upaya penguatan profesionalisme aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan publik, (foto) Adhel.
Pemkab Bandung Barat melantik 66 Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional. Bupati Jeje Ritchie Ismail menekankan pentingnya profesionalisme, adaptasi, dan dampak nyata bagi pelayanan publik.
KBB, - matakita.fun - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan fungsional.
Sebanyak 66 pengawas jabatan fungsional resmi dilantik langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong perubahan paradigma kerja aparatur sipil negara.
Tidak lagi sekadar menempati jabatan administratif, para pejabat fungsional diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.
Acara ini turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Inspektorat Kabupaten Bandung Barat.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan peran jabatan fungsional dalam struktur birokrasi.
Dalam sambutannya, Bupati Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa jabatan fungsional bukanlah sekadar formalitas ataupun tahapan karier semata.
Menurutnya, jabatan tersebut merupakan amanah besar yang menuntut tanggung jawab profesional, keahlian khusus, serta dedikasi tinggi dalam pelaksanaannya.
“Yang terpenting dalam berorganisasi adalah keterampilan dan keahlian sesuai bidang masing-masing. Jabatan fungsional bukan hanya soal administratif, tetapi sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Jeje di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan. Para pejabat fungsional dituntut untuk menjaga etika profesi, bekerja dengan integritas, serta mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perubahan regulasi, serta kompleksitas tuntutan layanan publik, Jeje menilai bahwa aparatur pemerintah harus mampu bersikap adaptif, inovatif, dan kolaboratif.
Kemampuan tersebut menjadi kunci agar pelayanan pemerintahan tetap relevan, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 66 Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Selasa (13/1/2026), (foto) Adhel.
“Jadikan jabatan ini sebagai sarana kontribusi terbaik, bukan hanya untuk instansi masing-masing, tetapi juga untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat,” tegasnya Jeje Ritchie Ismail.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup pengawas jabatan fungsional dari berbagai sektor strategis.
Di antaranya meliputi jabatan fungsional di Dinas Kesehatan, jabatan fungsional teknis, serta bidang perencanaan di sejumlah OPD.
Sekda KBB Ade Zakir menyampaikan keterangan usai pelantikan PNS jabatan fungsional yang mencakup sektor Dinas Kesehatan dan jabatan fungsional teknis lainnya, (foto) Adhel.
“Total ada 66 orang yang dilantik, terdiri dari pengawas jabatan fungsional, fungsional Dinas Kesehatan, dan fungsional teknis lainnya,” jelas Ade Zakir.
Melalui pelantikan ini, Pemkab Bandung Barat berharap para pejabat fungsional mampu menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.***
Sumber : Liputan
Pewarta : Adhel
Editor : R Taufiq Nugraha / Adhel

0 Komentar